Serat Kayu Meranti Merah, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture, Kayu untuk Furniture
Jenis Kayu, Sejarah

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture terlengkap!

Jenis-jenis Kayu untuk membuat Furniture terlengkap!

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture: Produk furniture menggunakan jenis kayu komersial yang telah sering digunakan seperti jati, merbau, bangkirai, kamper, meranti, mahoni, sungkai, sonokeling, kayu kelapa. Masing – masing kayu ini dikenal karena kekuatan, keawetan, keunikan serat dan warnanya.

Material Kayu untuk Furniture yang handal diperoleh dari hutan yang diawasi penggunaannya oleh pemerintah. Semua kayu Furniture terbaik adalah legal yang dapat dipertanggungjawabkan asalnya.

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture | kayu untuk furniture


kayu bangkirai, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture Kayu Jati, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture Kayu Kamper, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Kayu untuk Furniture: Kayu Merbau

Serat Kayu Merbau, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Serat Kayu Merbau

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture yang pertama: Kayu Merbau termasuk salah satu jenis Kayu untuk Furnitureyang cukup keras dan stabil sebagai alternatif pembanding dengan kayu jati. Termasuk kayu dengan Kelas Awet I, II dan Kelas Kuat I, II.

Kayu untuk Furniture dari Merbau juga terbukti tahan terhadap serangga. Warna kayu merbau coklat kemerahan dan kadang disertai adanya highlight kuning. Kayu merbau biasanya difinishing dengan melamin warna gelap / tua.

Merbau memiliki tekstur serat garis terputus putus. Pohon merbau termasuk pohon hutan hujan tropis. Pohon Merbau tumbuh subur di Indonesia, terutama di pulau Irian / Papua. Finishing Kayu untuk Furniture (Kayu merbau) berasal dari Irian / Papua.

Kayu untuk Furniture: Kayu Mahoni

Serat Kayu Mahoni, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Serat Kayu Mahoni

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture yang  ke dua: Kayu untuk Furniture dari kayu Mahoni teksturnya cukup halus, seratnya indah dan berwana merah muda sampai merah tua. Banyak digunakan sebagai elemen dekorasi ruangan. Termasuk kayu dengan Kelas Awet III dan Kelas Kuat II, III. Pohon mahoni banyak ditemui di antara hutan Jati di Pulau Jawa, atau ditanam di tepi jalan sebagai tanaman pelindung.

Kayu untuk Furniture: Kayu Bangkirai

Serat Kayu Bangkirai, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Serat Kayu Bangkirai

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture yang ke tiga: Finishing Kayu untuk Furniture (Kayu Bangkirai) termasuk jenis Kayu untuk Furniture yang cukup awet dan kuat. Termasuk Kayu untuk Furniture dengan Kelas Awet I, II, III dan Kelas Kuat I, II. Sifat kerasnya juga disertai tingkat kegetasan yang tinggi sehingga mudah muncul retak rambut dipermukaan. Selain itu, pada kayu bangkirai sering dijumpai adanya pinhole. Umumnya retak rambut dan pin hole ini dapat ditutupi dengan wood filler.

Secara struktural, pin hole ini tidak mengurangi kekuatan Kayu untuk Furniture (kayu bangkirai) itu sendiri. Karena kuatnya, kayu ini sering digunakan untuk material konstruksi berat seperti atap kayu.

Kayu untuk Furniture dari Kayu bangkirai termasuk jenis kayu yang tahan terhadap cuaca sehingga sering menjadi pilihan bahan material untuk di luar bangunan / eksterior seperti lis plank, outdoor flooring / decking, dll. Pohon Bangkirai banyak ditemukan di hutan hujan tropis di pulau Kalimantan.

Kayu untuk Furniture: Kayu Kamper

Serat Kayu Kamper, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Serat Kayu Kamper

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture yang ke empat: Di Indonesia, kayu kamper telah lama menjadi alternatif bahan bangunan yang harganya lebih terjangkau.

Meskipun tidak setahan lama Kayu untuk Furniture darikayu jati dan sekuat bangkirai, kamper memiliki serat kayu yang halus dan indah sehingga sering menjadi pilihan bahan membuat pintu panil dan jendela. Karena tidak segetas bangkirai, retak rambut jarang ditemui.

Karena Kayu untuk Furniture ini tidak sekeras bangkirai, kecenderungan berubah bentuk juga besar, sehingga, tidak disarankan untuk pintu dan jendela dengan desain terlalu lebar dan tinggi.

Termasuk Kayu untuk Furniture dengan Kelas Awet II, III dan Kelas Kuat II, I. Pohon kamper banyak ditemui di hutan hujan tropis di kalimantan. Samarinda adalah daerah yang terkenal menghasilkan kamper dengan serat lebih halus dibandingkan daerah lain di Kalimantan.

Kayu untuk Furniture: Kayu Meranti Merah

Serat Kayu Meranti Merah, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture, Kayu untuk Furniture

Serat Kayu Meranti Merah

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture yang ke lima: Kayu meranti merah termasuk jenis kayu keras, warnanya merah muda tua hingga merah muda pucat, namun tidak sepucat meranti putih.

Selain Kayu untuk Furniture satu inibertekstur tidak terlalu halus, kayu meranti juga tidak begitu tahan terhadap cuaca, sehingga tidak dianjurkan untuk dipakai di luar ruangan. Termasuk kayu dengan Kelas Awet III, IV dan Kelas Kuat II, IV. Pohon meranti banyak ditemui di hutan di pulau kalimantan.

Kayu untuk Furniture: Kayu Sonokeling

Serat Kayu Sonokeling, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Serat Kayu Sonokeling

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture yang ke enam: Kayu sonokeling memiliki serat kayu yang sangat indah,berwarna ungu bercoret-coret hitam, atau hitam keunguan berbelang dengan coklat kemerahan.

Kayu untuk Furniture dari Kayu sonokeling selain indah juga kuat dan awet sehingga dapat digunakan sebagai material konstruksi bangunan. Termasuk kayu dengan Kelas Awet I dan Kelas Kuat II. Pohon sonokeling hanya tumbuh di hutan-hutan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, namun, jumlahnya mulai berkurang.

Kayu untuk Furniture: Kayu Sungkai

Serat Kayu Sungkai, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Serat Kayu Sungkai

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture yang ke tuju: Kayu sungkai teksturnya cukup halus, seratnya indah dan berwarna kuning pucat. Kayu sungkai sering digunakan sebagai bahan elemen dekoratif. Termasuk kayu dengan Kelas Awet III dan Kelas Kuat II, III. Pohon sungkai diameternya tidak terlalu besar.

Kayu untuk Furniture: Kayu Kelapa

Serat Kayu Kelapa, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Serat Kayu Kelapa

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture yang ke 8: Kayu kelapa adalah salah satu sumber kayu alternatif baru yang berasal dari perkebunan kelapa yang sudah tidak menghasilkan lagi (berumur 60 tahun keatas) sehingga harus ditebang untuk diganti dengan bibit pohon yang baru.

Sebenarnya pohon kelapa termasuk jenis palem. Semua bagian dari Kayu untuk Furniture dari pohon kelapa adalah serat /fiber yaitu berbentuk garis pendek-pendek.

Anda tidak akan menemukan alur serat lurus dan serat mahkota pada Kayu untuk Furniture ini (kayu kelapa) karena semua bagiannya adalah fiber. Tidak juga ditemukan mata kayu karena pohon kelapa tidak ada ranting/ cabang. Pohon kelapa tumbuh subur di sepanjang pantai Indonesia.

Namun, ini Kayu untuk Furniture yang paling terkenal dengan warnanya yang coklat gelap adalah dari Sulawesi. Pohon kelapa di jawa umumnya berwarna terang.

Kayu untuk Furniture: Kayu Ulin 

Serat Kayu Ulin, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Serat Kayu Ulin

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture yang ke 9: Kayu ulin adalah salah satu jenis kayu paling kuat dan keras di Indonesia. Kayu ulin kualitas terbaik berasal dari kalimantan. Kayu ini sangat berat, keras, dan tahan terhadap cuaca, sehingga bagus untuk digunakan pada produk kayu olahaneksterior / luar ruangan seperti kayu decking outdoor dan pagar

Kayu untuk Furniture: Kayu Jati

Jenis-jenis Kayu untuk Furniture yang ke 10: Kayu jati sering dianggap sebagai kayu dengan serat dan tekstur paling indah. Karakteristiknya yang stabil, kuat dan tahan lama membuat kayu ini menjadi pilihan utama sebagai material bahan bangunan.

Termasuk Kayu untuk Furniture dengan Kelas Awet I, II dan Kelas Kuat I, II. Kayu jati juga terbukti tahan terhadap jamur, rayap dan serangga lainnya karena kandungan minyak di dalam kayu itu sendiri. Tidak ada kayu lain yang memberikan kualitas dan penampilan sebanding dengan kayu jati.

Fokus pada Kayu untuk Furniture dari Jati, Pohon Jati bukanlah jenis pohon yang berada di hutan hujan tropis yang ditandai dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun. Sebaliknya, hutan jati tumbuh dengan baik di daerah kering dan berkapur di Indonesia, terutama di pulau Jawa.

Harga Kayu untuk Furniture, khususnya kayu jati banyak dipengaruhi dari asal, ukuran dan kriteria batasan kualitas kayu yang ditoleransi, seperti: ada mata sehat, ada mata mati, ada doreng, ada putih.

Type Finishing Kayu untuk Furniture

Kayu untuk Furniture: Penentuan kualitas kayu jati yang diinginkan seharusnya mempertimbangkan type aplikasi finishing yang dipilih. Selain melindungi kayu dari kondisi luar, finishing pada kayu tersebut diharapkan dapat memberikan nilai estetika pada kayu tersebut dengan menonjolkan kelebihan dan kekurangan kualitas kayu tersebut. Contoh Finishing: Teak Oil, Politur, NC Lacquer, Melamin, Poly Urethane (PU).

  • Finishing Natural Transparan ( Coklat Terang kekuningan) : Kayu untuk Furniture di finishing dengan teknik ini, Tujuannya: menonjolkan semua kelebihan kayu, mengekspose keindahan serat kayu jati benar-benar terpilih. Kualitas kayu jati: hanya memilih serat lurus dan serat mahkota tidak ada mata sehat, mata mati, putih, doreng
  • Finishing Melamin Natural Terang (Coklat terang kekuningan) : Kayu untuk Furniture di finishing dengan teknik ini, Tujuannya: Menonjolkan serat dan penampilan natural kayu, dengan mengekspose keindahan serat kayu jati secara alami Kualitas kayu jati: serat lurus dan serat mahkota ada mata sehat, tidak ada putih, doreng, dan mata mati
  • Finishing Melamin Natural Gelap (Coklat gelap kehitaman): Kayu untuk Furniture di finishing dengan teknik ini, Tujuannya: Menonjolkan serat kayu jati natural, dan, menutupi kekurangan kayu seperti putih dan doreng dengan warna gelap. Kualitas kayu jati: serat lurus dan serat mahkota ada mata sehat, putih, doreng halus , tidak ada mata mati
  • Finishing Cat: Kayu untuk Furniture di finishing dengan teknik ini, Tujuannya: Menutupi permukaan kayu dan menyembunyikan semua kelebihan dan kekurangan serat kayu Kualitas kayu jati: serat lurus dan serat mahkota ada mata sehat, putih, doreng tebal, mata mati.
Kayu Jati Perhutani Ada Doreng, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Kayu Jati Perhutani Ada Doreng

Kayu Jati Perhutani Ada Mata Mati, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Kayu Jati Perhutani Ada Mata Mati

Kayu Jati Perhutani Ada Mata Sehat, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Kayu Jati Perhutani Ada Mata Sehat

Kayu Jati Perhutani Ada Putih, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Kayu Jati Perhutani Ada Putih

Kayu Jati Perhutani Serat Lurus, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Kayu Jati Perhutani Serat Lurus

Kayu Jati Perhutani Serat Mahkota, jenis-jenis Kayu untuk Furniture, kayu untuk furniture

Kayu Jati Perhutani Serat Mahkota

author-avatar

About WPjatiwahid

Melayani Ready Stock dan Custom Furniture. Alamat: Jalan Sunan Mantingan, RT005, RW001, Tegalsambi, Kec. Tahunan, Kota Jepara, Jawa Tengah, 59427 +6281325165476, Email: cs@jatiwahidfurniture.com, Email 2: jatiwahidfurniture@gmail.com